5 Cara Memilih Broker Forex yang Menjauhkan Trader dari Kerugian

Tips memilih broker forex aman dan terbaik yang terdaftar di indonesia dan dunia

Tips memilih broker forex syariah aman dan terbaik yang terdaftar di indonesia serta teregulasi bappebti dan dunia dengan kriteria berikut :  kecepatan eksekusi order, leverage & spread, regulasi broker, hingga kejelasan identitas. Dengan paham akan karakteristik, seorang trader juga dapat mengenali ciri-ciri broker penipu/scam.

Lalu, bagaimana cara memilih broker forex yang benar? Berikut metode dasar yang bisa dicoba.

Pilih Broker dengan Kecepatan Eksekusi Order yang Mumpuni

Layaknya suatu jasa, masing-masing broker juga menetapkan kebijakan, kondisi dan persyaratan, serta layanan yang berbeda-beda. Untuk itu, Anda harus memastikan terlebih dulu layanan macam apa yang Anda butuhkan.

Untuk eksekusi order yang cepat, pilih broker dengan fasilitas lengkap yang memberikan pelayanan 24 jam hari kerja. Semakin komplet metode komunikasi yang disediakan, semakin lancar interaksi antara kedua pihak. Akibatnya, eksekusi order bisa lebih cepat dan tanggap.

Karena forex melibatkan uang dengan jumlah tidak kecil, tentunya seorang trader tak akan mau rugi. Setiap metode dan strategi perlu disusun agar menambah peluang kesuksesan yang lebih besar.

 

Pilih Broker dengan Reputasi Bagus dan Populer

Leverage & spread merupakan kualitas penting yang harus dimiliki oleh broker. Bagaimanapun, keputusan untuk menggunakan jasanya bisa menjelma pertaruhan yang tak ingin diambil. Risiko memilih broker dengan reputasi buruk dan koneksi sempit akan dapat merugikan.

Sebelum memilih, lakukan riset terlebih dahulu pada forum-forum, situs web, maupun blog belajar forex yang lengkap dengan bahasan tentang broker. Pertimbangkan setiap umpan balik dari para trader yang pernah memakai jasa broker. Simak testimoni mereka secara cermat.

Forex merupakan bisnis yang didominasi oleh bank-bank besar sepenjuru dunia. Porsinya cukup besar dengan batasan minimum nominal sebagai persyaratan transaksi. Ketika turut bergelut sebagai trader individu, tentunya hal ini sangat sulit, bukan?

Pilih Broker dengan Reputasi Bagus dan Populer

Pastikan Broker Tersebut Memiliki Izin Regulasi

Dalam bisnis forex, dicurangi oleh pihak broker akan sangat menjengkelkan. Untuk menghindari hal tersebut, trader harus cermat memilih perantaranya dalam melakoni bisnis. Caranya sederhana: pilih broker dengan regulasi izin yang sah.

Regulasi broker merupakan jaminan bahwa perantara tersebut sudah mengantongi izin untuk bisnisnya. Dengan begitu, broker juga mendapat pengawasan dari lembaga yang bertugas dan keamanan bertransaksi bisa didapatkan.

Oleh sebab itulah, diperlukan broker sebagai relasi penghubung. Dalam praktiknya sendiri, broker forex dapat melayani transaksi retail guna mengatur setiap trader individu bisa melakukan transaksi meski dengan skala kecil.

 

Telusuri dan Pastikan Kejelasan Identitas pada Broker

Hal tersebut merupakan faktor penting dalam menjamin keamanan trader. Saat ini sudah banyak broker antah-berantah bermunculan, secara tiba-tiba dan tanpa identitas yang jelas. Dengan reputasi mungil ini, tentunya perantara tersebut tak bisa betul-betul dipercaya.

Oleh sebab itu, lakukan penelusuran terhadap setiap broker yang masuk dalam daftar pilihan trader. Perhatikan seluk-beluk, usia, beserta reputasi yang didapat oleh broker tersebut. Dengan melakukan hal ini, prioritas keamanan bisa tetap terjaga.

Skema berikutnya adalah penerusan permintaan dari trader tersebut ke broker yang lebih besar. Hal tersebut dilakukan secara terus-menerus, hingga akumulasi nominal yang dicapai bisa diakomodasikan di pasar forex.

Telusuri dan Pastikan Kejelasan Identitas pada Broker

Kenali Ciri-Ciri Broker Penipu/Scam

Jenis utama broker penipu ialah dealing desk, merupakan pihak yang dapat mencurangi trader secara legal. Berikut ciri-cirinya:

  • Menyediakan fix spread (selisih harga mata uang yang dipatok sendiri).
  • Menyediakan daya ungkit hingga 1:1000, atau bahkan lebih.
  • Menetapkan harga penyetoran dan penarikan dana yang tak sesuai dengan pasar.
  • Menggunakan media penyetoran yang ilegal.
  • Menawarkan bonus-bonus yang tidak wajar.

Itulah metode sederhana dalam memilih broker yang aman. Dalam bisnis forex, kemungkinan yang datang menghampiri hanya dua: untung, atau rugi. Pastikan Anda mendapatkan kategori yang pertama.

Jika sudah bisa membedakan antara broker yang baik dan aman, silahakan ikuti tutorial persiapan trading trading forex agar trader dapat memaksimalkan profit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *