6 Strategi Manajemen Resiko Saat Trading Forex

6 Strategi Manajemen Resiko Saat Trading ForexCara menghitung money management forex rumus yang baik, pengertian risk manajemen keuangan trading forex emas dan calcultor money management forex format excel xls terbaik. Untuk mencegah tingginya risiko dalam bisnis forex, tidak sedikit yang menyarankan untuk batasi modal atau kapital. Namun apakah cara ini efektif? perlu diketahui terlebih dahulu bahwa semua jenis investasi menawarkan keuntungan. Namun perlu diingat juga bahwasanya setiap investasi memiliki risiko.

Resiko gagal atau rugi. Adanya risiko yang bisa terjadi sebenarnya bisa menjadi modal untuk terus belajar. Belajar untuk memanajeman risiko yang mungkin terjadi. risk management perlu dilakukan sehingga investasi forex yang dilakukan tidak akan sia-sia. Bahkan bisa mengantarkan kepada kesuksesan.

Trader pemula pasti berfikir dua kali sebelum benar-benar terjun dalam bisnis ini. Manajemen risiko ini akhirnya sangat penting bagi para trader pemula. Bisa dikatakan sebagai pilar penting sebelum bergabung dalam trading forex. Utamanya sebelum memulai trading forex, para trader harus melakukan manajeman risiko.

Pernah terdapat sebuah cerita mengenai seorang trader. Trader tersebut sebenarnya memiliki stategi trading yang mumpuni. Sekilas orang tentu akan langsung menilai trader tersebut pasti akan memiliki banyak keuntungan.

Tidak disangka trader tersebut justru lebih banyak mengalami kerugian. Usut punya usut, trader tersebut memiliki sistem pengelolaan uang yang sangat burut. Sangat disayangkan bukan? Tentu tidak ingin hal ini terjadi pada Anda. Investasi berkaitan dengan masa depan. Benar-benar memerlukan perencanaan matang.

Tidak hanya mempersiapkan akan memilih investasi yang mana. Tidak hanya menyiapkan modal minimal untuk berinvestasi. Namun Anda perlu menyiapkan ilmu tentang investasi tersebut. Ilmu berasal dari buku, internet maupun pengalaman para pelaku sebelumnya.

Pentingnya Money Management

Pentingnya ilmu dalam investadi forex sangat diperlukan. Hal ini untuk mencegah adanya kesalahan pengelolaan uang. Hal ini biasanya sering dilakukan trader pemula. Meskipun adakalanya dilakukan trader yang sudah lama terjun. Namun biasanya kurang persiapan matang.

Kesalahan yang terjadi misalnya saja trader tersebut tidak menetapkan stop loss sehingga transaksi tetap terjadi. Atau sudah menetapkan namun terlalu kecil. Stop loss terlalu kecil ketika harga berbalik justru terkena perangkap dan rugi.

Selanjutnya karena mengalami kerugian kemudian memperlebar stop loss terus menerus. Hal ini dilakukan biasanya berharap tren akan berbalik arah. Sayangnya tidak semua perkiraan trader bisa berjalan lancar. Inilah mengapa diperlukan cara money management paling tepat dan efisien.

Sistem pengelolaan uang ini harus diketahui para trader. Bagaimana menentukan berapa modal yang akan ditanamkan pada akun forex. Trader juga perlu mengetahui ukuran lot atau berapa lot yang ditransaksikan. Trader juga perlu menentukan berapa sering akan melakukan transaksi.

Selanjutnya yang paling penting dimana para trader paham mengenai risk esposure. Berapa modal yang berani para trader pertaruhkan pada setiap transaksi. Hal-hal tersebut bisa dijadikan parameter untuk memprediksi risiko yang nantinya bisa ditemui.

Bahkan bisa juga memprediksi bisa bertahan berapa lama ketika mengalami hal paling sulit. Tentu saja teori ini masih perlu diperkuat dengan mencari tahu informasi lain. Bisa dengan membaca atau dengan banyak bertanya. Sehingga saat akan mengambil keputusan benar-benar memiliki alasan yang tepat.

Cara Menentukan Level Cut Loss

cara cut loss agar tidak merugi

Setelah berhasil mengetahui sekaligus menentukan parameter maka akan lebih mudah menentukan level stop loss atau cut loss. Misalnya trader menanamkan modal sebesar US$ 5.000. Lalu risk eksposure yang ditetapkan sebesar 1 persen. Ketika trader mengalami kerugian hingga US$ 50 maka inilah jumlah stop loss.

Hal tersebut berarti trader harus segera menutup transaksi. Bukan berarti alasan penutupan transaksi karena “jumlah kerugian” sudah tercapai. Namun adanya stop loss tersebut mencegah kerugian lebih besar dan tidak terkontrol. Membutuhkan emosi yang tenang dan tidak terburu-buru.

Jika ingin menjaga modal maka cut loss ini wajib dilakukan. Bahkan perlu disiplin dalam penentuannya. Hal ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pergerakan uang selanjutnya.

Seringkali ketika orang mengalami kerugian, orang cenderung tetap bertahan. Tindakan tersebut dipillih hanya karena berharap situasi berbalik dan ia bisa memperoleh keuntungan. Keuntungan berlipat ganda sehingga bisa menutup kerugian yang sudah lalu.

Padahal ini bukan perjudian yang memang untung-untungan. Forex itu berjalan berdasarkan strategi. Nilai tukar mata uang sangat berperan. Kemampuan mengontrol diri dengan mengetahui batas diri juga berpengaruh.

Saat cut loss sudah ditentukan dan transaksi sudah ditutup maka langkah selanjutnya adalah menganalisis strategi yang dijalankan. Mencari tahu dimana kesalahan langkah yang dilakukan. Termasuk mencari tahu berita terbaru apa yang terjadi. Hingga mempengaruhi nilai tukar uang asing. Atau mencari penyebab lain.

Cara Stop Loss

tips menentukan stop loss

Saat Anda berada pada losing streak bisa dikatakan adalah salah satu hal terburuk dalam trading forex. Ketika kehilangan satu atau dua kali transaksi masih bisa dianggap biasa. Namun jika sudah lebih dari tiga kali bisa saja membuat trader kalut.

Lalu bagaimana cara untuk antisipasi kerugian (Losing Streak)? Tentu tidak mudah. Setidaknya ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Menganalisis strategi yang dilakukan. Apabila diperlukan Anda bisa mencoba kembali strategi tersebut menggunakan akun forex demo.

Melalui akun forex demo, Anda bisa melihat bagian mana yang salah. Anda juga bisa mencari solusi. Pastikan pikiran tenang. Jika masih kalut, sebaiknya berhenti sejenak tidak memainkan trading forex. Setelah pikiran fresh, membaca ilmu-ilmu forex, silakan kembali bermain.

Jangan jadikan perolehan keuntungan berlipat ganda menjadi tujuan utama. Target memang diperlukan agar lebih bersemangat. Namun lakukan terlebih dahulu untuk mempertajam pengetahuan dan feeling. Selain itu lakukan dengan perasaan senang.

Catat setiap langkah. Mulai dari modal, penetapan stop loss, strategi dan sebagainya. Pastikan Anda memahami strategi. Mengetahui apa keunggulan dan kelemahan strategi Anda. Jika sudah berulangkali mencoba strategi menggunakan akun demo tetap tidak berhasil, gunakan cara lain.

Langsung membuat strategi baru. Atau masih mempertahankan strategi lama namun mencari masukan dari orang lain. Misalnya berkomunikasi dengan trader senior, berbagi strategi yang dimiliki. Setelah itu bisa dikomunikasikan, mencari tahu dimana kelemahannya.

Menentukan Risk Reward Ratio

Cara lain untuk melakukan manajeman resiko dalam trading forex dengan mengatur Risk Reward Ratio. Konsep ini dilakukan dengan membandingkan risiko dan hasil yang didapatkan dalam setiap transaksi. Perbandingan yang dipilih bisa 1 : 2, 1 : 3 dan seterusnya.

Melalui pengertian tersebut bisa dilakukan misalnya setiap kerugian US$50 selanjutnya trader berharap memperoleh keuntungan US$150. Artinya ketika trader mengalami kerugian dan kemenangan di saat yang sama, trader tersebut tetap untung. Bahkan keuntungan lebih besar dari kerugian.

Hanya saja, menentukan teori jauh lebih mudah. Sedangkan dalam praktiknya bisa saja berubah. Bahkan penentuan risk risiko ini termasuk bahasan cukup seru di kalangan trader. Tidak hanya pemula tetapi juga senior. Namun semakin sering mencoba maka akan lebih mudah mengetahui hasilnya.

strategi Risk Reward Ratio Batas Toleransi Risiko

Menentukan Batas Toleransi Risiko

 

Strategi adalah kunci utama dalam trading forex. Strategi berhubungan dengan berbagai faktor. Faktor-faktor yang akan mengantarkan pada keberhasilan trading forex yang dilakukan atau tidak. Selain itu juga perlu diingat tentang manajemen yang dilakukan. Baik terhadap modal maupun risiko.

Lalu bagaimana menentukan batas toleransi resiko? Setidaknya Anda mengetahui terlebih dahulu tujuan trading yang dilakukan. Trader yang menggunakan trading sebagai sumber penghasilan utama berbeda dengan trader pekerja. Trader yang menjadikan trading untuk selingan karena harus bekerja.

Trader sekaligus pekerja berarti memiliki sumber pemasukan tidak hanya dari trading. Sebaiknya trading kecil jauh lebih meminimalisir risiko. Bekerja maka sudah memiliki beban pikiran. Sementara trading memerlukan fokus dan ketenangan pikiran. Batas risiko yang kecil juga mengurangi tingkat stress trader.

Sementara itu jika menggunakan trading sebagai pemasukan utama tentu memiliki tekanan berbeda. Tekanan untuk memperoleh lebih banyak keuntungan. Kemungkinan trader bisa serakah dan tidak tahu kapan berhenti. Kemungkinan lain adalah takut mengambil keputusan karena khawatir rugi dan modal habis.

Cara lain dengan mempertimbangkan modal yang ditanamkan. Modal besar maka Anda bisa mengambil lot besar. Jika modal kecil begitu pula dengan lot yang diambil. Memperkecil risiko jauh lebih diutamakan demi ambisi memperoleh keuntungan besar. Setidaknya sampai Anda benar-benar stabil dalam menjalankan strategi.

Pertimbangkan pula dengan jam terbang Anda bermain forex. Semakin sering bermain maka semakin mudah mengenali karakteristik yang terjadi. Bagaimana strategi dijalankan ketika berada pada situasi tertentu. Apalagi ketika berada pada situasi yang benar-benar sulit.

Semakin sering bermain maka insting pun jauh lebih aktif. Keputusan-keputusan penting jauh lebih mudah diambil. Namun jika belum berpengalaman sebaiknya tidak perlu coba-coba. Atau hanya akan membebani pikiran dan semakin tertekan.

Menentukan Strategi Exit

waktu yang tepat untuk menentukan strategi exit

Kenyamanan bermain sangat perlu. Begitu pula bagaimana saat menentukan batas risiko trading. Ambil segala sesuatu secara fleksibel. Jika rasio yang telah dipillih menurut Anda terlalu berat maka jangan merasa gengsi untuk menurunkan rasio tersebut.

Begitu pula ketika akan menentukan exit plan. Ketika masuk memerlukan pertimbangan begitu pula saat akan keluar. Bahkan strategi keluar memerlukan kebijakan dan ketenangan. Hal ini berkaitan dengan keuntungan dan kerugian yang harus ditanggung.

Ketepatan momen keluar saat mengalami kerugian sangat menentukan. Semakin tepat maka semakin kecil kerugian yang ditanggung. Risk Reward Ratioo bisa dijadikan sebagai pedoman untuk lanjut atau berhenti. Akan mengambil keuntungan atau berhenti bermain.

Pilar trading yang harus benar-benar dikuasai trader yaitu Money, Mind dan Method. Anda jangan sampai dikendalikan target uang yang diperoleh. Pikiran Anda pun harus tenang. Jangan sampai emosi menguasai Anda. Ketakutan, kekhawatiran maupun kepanikan muncul ketika strategi berantakan.

Begitu pula saat strategi Anda berjalan lancar. Anda memperoleh keuntungan. Namun karena terlalu serakah ingin memperoleh lebih banyak, Anda ingin mengubah strategi. Strategi berubah di tengah jalan, tanpa persiapan bisa saja justru blunder.

Ketika Anda bisa mengatur trailing stop maka keuntungan pun bisa diperoleh secara maksimal. Hal tersebut bisa dilakukan dengan menggeser stop loss yang sudah ditentukan. Ketika harga bergerak naik, posisi stop loss dinaikkan. Bahkan ketika harga berbalik tetap memberikan keuntungan atau setidaknya impas.

Investasi tidak bisa dilakukan dengan main-main atau iseng. Apalagi jika memilih investasi forex. Tidak sekedar membutuhkan modal uang tetapi juga modal pikiran. Anda butuh modal ilmu untuk mengatur strategi. Selain itu butuh kecerdasan emosional agar tahu bagaimana tentukan strategi exit (jgn serakah).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *